Wednesday, September 20, 2006


DR. Suharsono, MM, MPd: Seminar Berbisnis dengan Hati

PURWOKERTO- Stamco Consulting bekerja sama dengan Rotary Club Hapsari, 28 Oktober, di Dynasty Hotel akan mengadakan seminar "Berbisnis dengan Hati''. Acara terbuka bagi pemimpin dan pemilik perusahaan, manajer pemasaran, personalia, dan supervisor. ''Pembicara Dr H Suharsono MPd, Komisaris Utama Pertiwi Grup Jakarta,'' kata Paryani Kuntari, Sekretaris RC Hapsari. (P52-86)
Pergeseran Sikap Pengaruhi Bisnis
PURWOKERTO- Perubahan sosial, politik, ekonomi, dan teknologi sangat memengaruhi pertumbuhan bisnis. ''Bisnis juga dipengaruhi pergeseran sikap dan cara pandang stakeholders,'' ujar Komisaris Utama PT Buana Pertiwi Indonesia, Dr Suharsono, kemarin dalam seminar "Berbisnis dengan Hati" di Dynasty Hotel Purwokerto.
Kegiatan yang diselenggarakan Stamco dan Rotary Club Hapsari itu diikuti 30 peserta. Dia menyatakan bisnis bukan semata-mata memaksimalkan keuntungan bagi pemilik perusahaan. Bisnis juga harus memperhatikan manusia atau memanusiakan manusia. Selain itu, harus melakukan langkah yang harmonis dengan seluruh partisipan dan lingkungan tempat perusahaan itu.
Sejak tahun 1980, kata dia, orang berbicara tentang pergeseran manajemen bisnis otoriter ke manajemen lebih egaliter. Jaringan yang hierarkis berubah menjadi jaringan kerja yang lebih menekankan kesadaran dan pengambilan prakarsa oleh setiap unsur manajemen. ''Kita harus berbisnis dengan hati. Artinya, menyatu, mengombinasikan pikiran dan tindakan, serta merasakannya.'' (P52-86).
Ujian Nasional tingkat SMA Tetap 30 Mei Minggu, 22 Mei 2005 : 14.25 WIB
Semarang, CyberNews.Ujian Nasional (UN) 2005 tingkat SMA tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang dibuat pemerintah yaitu 30 Mei kendati Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah disahkan Menteri Pendidikan Nasional.
''Waktu pelaksanaan sudah mepet. Tidak mungkin merubah hal-hal yang sudah disiapkan pemerintah perihal pelaksanaan ujian nasional. Kami tetap akan melakukan pemantauan, pengawasan hingga evaluasi,'' kata salah satu anggota BSNP Prof Dr Mungin Eddy Wibowo MPd Kons, Sabtu (21/).
BSNP merupakan lembaga independen penyelenggara ujian nasional yang terbentuk setelah PP No 19/2005 tentang standar nasional Pendidikan ditanda tangani Presiden Susilo Bambang Yudoyono 16 Mei lalu. Dalam PP tersebut dijelaskan bahwa sebelum BSNP terbentuk pelaksanaan ujian nasional dilakukan oleh Departemen Pendidikan nasional (Depdiknas). Sebaliknya, ungkap Mungin, lembaga baru yang terbentuk tersebut akan mem-back up pelaksanaannya.
''Persiapan ujian nasional telah dilakukan pemerintah secara matang. Tidak mungkin kami mengubah sekehendak hati, hal itu akan merusak sistem yang telah tertata,'' ujar dia yang juga Pembantu Rektor I Unnes itu.
Selain Mungin, anggota BSNP yang dilantik Mendiknas Bambang Sudibyo 19 Mei lalu yaitu Dr Aggani Sudono MA, Prof dr Bambang Suhendro, Prof Dr Djaali, Dr Edy Tri Baskoro, Prof Dr Fawzin Aswin Hadis, dr Furqon, Prof dr Djemati Mardapi, Prof Dr Komaruddin Hidayat, Dr Seto Mulyadi, Dr Suharsono MM MPd, Pdt Winata sairin, Prof dr M Yunan Yusuf, Dr Zainuddin Arif, dan Prof Dr Zaki Baridwan.
Menampik penilaian beberapa pihak bahwa BSNP tidak independen, Mungin mengungkapkan, bagaimanapun pihaknya tidak bisa lepas dari Kementerian Pendidikan Nasinal sebagai penanggung jawab pelaksana pendidikan di Indonesia. Tapi, secara kinerja lembaganya tidak bisa diintervensi oleh siapa pun, termasuk Mendiknas.
''Tugas kami tidak hanya menyelenggarakan ujian nasional. Tapi juga mengembangkan penetapan standar isi, proses, kompetensi lulusan pendidikan dan tenaga kependidikan, saran dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan,'' terangnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Drs Suwilan Wisnu Yuwono MM mengungkapkan, pihaknya belum bisa memberi keterangan mengenai pelaksanaan ujian nasional setelah BSNP terbentuk.
''Kami belum tahu persis, lembaga tersebut apakah nantinya juga ada di daerah atau hanya di Jakarta. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada kepastian agar pelaksanaan evaluasi siswa tidak terganggu,'' ucapnya.( Achyar/widodo prasetyo/Cn07

2 Comments:

Blogger habib-suharsono said...

Bib, Bapak angkat kamu hebat ya. Moga aja kamu bisa kaya dia. Aku doain ya. Trus, ke Malaysianya kapan? Aku hanya bisa doain loh, selain itu ga bisa. Teman-teman salut pada lo, orang tua di kampung tapi punya ayah angkat sebaik dia. Memberi cinta yang tulus. makanya Habib ga ada alasan lagi yeh ga berhasil.
Jangan lupa Bib, klo uda berhasil jangan lupa kita yeh. Utamanya kampus kita tercinta Unija.

4:46 AM

 
Blogger habib-suharsono said...

Maaf lupa tulis nama. teman lu dari ujina, biasa anak Fisip jursan ilmu politik. Himawan

4:48 AM

 

Post a Comment

<< Home